Site Loader
Ilustrasi seorang pria sedang berolahraga sebelum melakukan tes kesuburan pria

Organ reproduksi wanita harus bekerja dan berfungsi secara optimal jika ingin hamil. Jika kehamilan tidak kunjung datang meski sudah berhubungan seks secara rutin maka tes kesuburan harus dilakukan. Tes kesuburan wanita harus dilakukan agar bisa memastikan masalah apa yang menghalangi anda untuk hamil. Selain wanita, tentunya perlu juga untuk melakukan cek kesuburan pria.

Beberapa organ wanita yang biasanya terlibat langsung dan harus memiliki performa yang baik ataupun kinerja dalam sistem reproduksi yaitu rahim,tuba fallopi serta ovarium atau yang biasa disebut sebagai indung telur. Maka dibutuhkan tes kesuburan untuk memastikan mereka masing-masing organ bekerja secara optimal. 

Dokter maupun tenaga medis lain akan melakukan prosedur dengan beberapa tes kesuburan wanita guna mengidentifikasi masalah penyebab infertilitas.Selain pemeriksaan organ penting itu, dokter akan memeriksa ataupun melakukan tes pada fungsi ovulasi dan pemeriksaan hormon untuk dapat memastikan apa penyebab ketidaksuburan yang dialami pasien. 

Sebelum membahas terkait bagaimana cara cek kesuburan pria, berikut kita akan membahas prosedur tes kesuburan yang harus dilakukan untuk pemeriksaan organ reproduksi wanita. Diantaranya, 

1. HSG (Histerosalpingografi)

Prosedur pertama yang bisa dilakukan untuk memeriksa reproduksi wanita  adalah HSG. Tes kesuburan wanita yang dilakukan dengan foto rontgen ini berfungsi sebagai alat mengambil gambar bagian dalam rahim dan daerah sekitarnya. Serta sebelum dilakukan prosedur satu ini, terlebih dahulu pasien akan disuntikkan cairan kontras ke dalam rahim. 

Prosedur tes kesuburan ini berfungsi untuk memastikan bahwa rahim dan tuba falopi dalam kondisi yang baik baik saja atau normal. Dengan proses ini pasien akan mengetahui masalah apa yang terjadi pada bagian rahim dan sekitarnya.  

2. USG Transvagina

Cara lain yang bisa digunakan untuk memastikan kondisi pada reproduksi wanita yaitu USG Transfagina. Cara ini dilakukan sebagai pengambilan gambar organ pada reproduksi dengan alat USG melalui dalam vagina. Selain untuk alasan infertilitas, tes USG bisa digunakan bagi wanita yang mengalami pendarahan, kehamilan ektopik dan juga nyeri panggul. 

3. Histeroskopi

Prosedur tes kesuburan yang akan dilakukan satu ini bisa dilakukan dengan  selang tipis dengan kamera ujungnya yang akan dimasukkan ke dalam rahim sehingga akan terlihat isi rahim. Alat ini akan melihat dari dalam rahim dan mengambil contoh jaringan jika dibutuhkan oleh dokter untuk mengetahui masalah lebih lanjut. Prosedur ini biasanya dianggap metode yang tepat untuk mengetahui apa penyebab terjadinya pendarahan tidak normal pada rahim. Pendarahan hebat sering dialami pada saat menstruasi atau pendarahan setelah menopause juga bisa diperiksa melalui metode ini. 

4. Laparoskopi

Selain ketiga teknik itu, hal yang satu ini juga bisa menjadi alternatif bagi pasien yang bisa dijalani yaitu dengan memasukkan kamera kecil juga tetapi kali ini akan dimasukkan kedalam perut melalui sayatan kecil yang dibuat di bagian perut. Gunanya untuk memperlihatkan seluruh isi bagian pinggul sehingga bisa mengetahui secara jelas apa penyebab dari infertilitas. Beberapa penyebab yang dialami untuk ketidaksuburan, seperti kista ovarium dan penyakit lainnya. Laparoskopi dapat difungsikan sebagai alat mendiagnosis penyakit radang pada panggul.  

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *