Site Loader
pabrik hand sanitizer

Pabrik hand sanitizer sebagai pabrik yang memproduksi alat pelindung diri memang sangat dibutuhkan di tengah wabah covid-19. Hal ini dikarenakan penggunaan hand sanitizer sangat ampuh membunuh bakteri dan virus yang menempel di tangan. Kebutuhan hand sanitizer yang sempat mengalami kelangkaan karena permintaannya yang sangat tinggi. Kelangkaan inilah yang dimanfaatkan oleh beberapa oknum untuk membuat hand sanitizer abal-abal atau palsu. Nah, agar tidak tertipu maka Anda perlu memahami perbedaan produk asli dan palsu.

Mengecek Kemasan Hand Sanitizer

Apabila Anda ingin berburu produk hand sanitizer di pabrik, sebaiknya Anda terlebih dahulu memperhatikan kemasan produknya. Terlebih ada beberapa indikator yang tertera di kemasan produk yang juga direkomendasikan oleh Organisasi kesehatan Dunia (WHO). Oleh karena itu, bila Anda tertarik melakukan pembelian alat pelindung diri dari pabrik hand sanitizer, maka Anda harus memperhatikan bila di kemasan produknya sudah tercantum nama pabrik, formula yang disarankan WHO, serta ada beberapa label terkait hand sanitizer seperti hindari kontak dengan mata, mudah terbakar, jauhkan dari jangkauan anak-anak, hingga label hanya untuk penggunaan di luar. 

Selain itu, perhatikan juga komposisi produk hingga kode dan tanggal produksinya. Hal ini berguna agar Anda tidak menggunakan produk yang kadaluarsa. Bila Anda menemukan beberapa hal terkait label pada kemasan produk hand sanitizer tersebut. Maka bisa dipastikan produk hand sanitizer ini memang aman dan baik untuk digunakan.

Perhatikan Bahan-Bahan Yang Terkandung Dalam Hand Sanitizer

Pada dasarnya ada beberapa bahan yang dianjurkan WHO dalam pembuatan hand sanitizer seperti gliserol 98%, etanol 96%, hidrogen peroksida 3%, dan air steril atau aquades. Dengan adanya kandungan ini tidak hanya mampu membunuh bakteri dan virus yang menempel pada tangan, namun juga sangat aman digunakan. Maka dari itu, bila Anda sedang mencari pabrik hand sanitizer sebaiknya mempertimbangkan memilih pabrik yang menggunakan bahan-bahan tersebut dalam pembuatan hand sanitizer. Selain itu, produk hand sanitizer yang aman digunakan juga menggunakan alkohol 70%-90%. Sementara untuk produk palsu tentunya takaran alkohol ini sama sekali tidak diperhatikan. Sehingga sangat berdampak pada kesehatan bila Anda menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol tidak sesuai takaran.

Perhatikan merk Hand Sanitizer

Bagi Anda yang masih bingung terkait penggunaan hand sanitizer yang aman dan bukan produk palsu. Maka bisa memilih produk hand sanitizer berdasarkan merk yang telah populer dan dipercaya. Perlu diingat, bila Anda melihat merk produk hand sanitizer yang dijual dengan memiliki izin resmi dari BPOM. Maka bisa dipastikan hand sanitizer tersebut ialah produk palsu yang menirukan izin edar sabun mandi. Hal ini dikarenakan setiap merk hand sanitizer yang terpercaya pasti sudah memiliki nomor registrasi dari Kemenkes RI dengan kode PKD ataupun PKL dan bukan dari BPOM.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *